Legislator Golkar, Hj Itje Siti Dewi Kuraesin Santuni Anak Yatim

Legislator Golkar, Hj Itje Siti Dewi Kuraesin Santuni Anak Yatim


khabarberita.com | Dalam rangka kegiatan lustrum Ke IV Al-Haris, sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Tahun 1442 Hijriah. Hj Itje Siti Dewi Kuraesin SSos MM Anggota DPR RI Partai Golkar, pada Sabtu Malam (14/11) memberikan santunan kepada para anak yatim di Desa Sukaraja Kulon, Kecamatan Jatiwangi.





"Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian bagi sesama, sekaligus bentuk rasa cinta terhadap Nabi Muhammad SAW. Kita sebagai umat sudah sepantasnya ikut meladeni sifat dan sikap beliau,"ungkapnya.









Legislator dari Fraksi Golkar juga mengatakan anak yatim merupakan para calon penerus bangsa yang akan menjadi pemimpin di masa mendatang. Karena itu, anak-anak yatim harus terus diberi dukungan moril agar tetap semangat untuk menggapai masa depan.





"Para anak yatim tidak sendiri di dunia ini, harus terus dibantu dengan bukti nyata. Sangat senang bisa berbagi kebahagian dengan mereka," Jelasnya





Selanjutnya, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada pengasuh Pondok Pesantren Al Harish dan seluruh keluarga besar, yang sudah berkenan mengundangnya dalam kegiatan Lustrum ke 4 dan peringatan Maulid Nabi.





"Sangat berbangga bisa hadir disini dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mudah mudahan kegiatan Lustrum ke 4 Ponpes Al Harish berjalan dengan lancar dan kami doakan pula semoga santriwan dan santriwati yang melakukan pekan imtihan /ujian kenaikan kelas , diberikan kelancaran dan kelulusan. "Ucapnya.





Selain itu dirinya juga sangat mengapresiasi kepada para guru dan Ustad yang telah membimbing dan mendidik generasi muda di pondok pesantren, karena menurutnya yang paling penting dan fundamental adalah bagaimana generasi muda kita dibekali pendidikan akhlak dan Budi pekerti, seiring dengan kemajuan zaman maka peran pesantren sangatlah penting,sehingga keberadaan dan eksistensi pesantren harus di jaga.





"Alhamdulillah di komisi 8 kita berupaya terus mendorong pemerintah khususnya Kementrian Agama, untuk terus memberikan perhatiannya terhadap keberlangsungan lembaga-lembaga keagamaan, di kondisi Pandemi Cofid 19 pemerintah juga memberikan bantuan BOP untuk lembaga keagamaan,seperti pesantren, DTA, dan TPQ serta membantu pendidikan daring."ungkapnya.





Sementara itu dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Pemerintah Setempat. Serta ustadz Suherman, S.Ag pengasuh dan pimpinan ponpes Al Harish, DR. KH. Sarkosi Subki sesepuh ulama di Kabupaten Majalengka yang juga sebagai Dewan Penasehat MUI Jabar, Rais Thariqoh NU Kabupaten Majalengka, H.Asep Eka Mulyana ketua DPD Golkar Majalengka Sekaligus wakil ketua DPRD Majalengka.


Load comments