Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Harapkan Masyarakat Menjadi Pemilih Cerdas Dalam Menggunakan Hak Pilihnya

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Harapkan Masyarakat Menjadi Pemilih Cerdas Dalam Menggunakan Hak Pilihnya


khabarberita.com | Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin berharap agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang akan dilaksanakan di 270 wilayah se-Indonesia, dapat menghasilkan kualitas demokrasi yang lebih baik.





Selain itu, Azis juga berharap Pilkada Serentak 2020 dapat menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.









“Kita lihat dan evaluasi pasca Pilkada serentak, tentu kita harapkan demokrasi kita akan lebih baik. Sekaligus mengevaluasi hal-hal yang dipandang masih kurang,” kata Azis Syamsuddin dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari laman resmi DPR RI.





Ia menyebutkan bahwa banyak parameter yang perlu dilihat dalam menentukan keberhasilan atau tidaknya suatu pesta demokrasi.





Azis Syamsuddin juga meminta pihak kepolisian dan penyelenggara pemilu dapat mengantisipasi serta mencari solusi dari kerawanan Pilkada serentak yang diselenggarakan pada 9 Desember 2020 mendatang.





Ia menilai, peran Polri sangat penting baik sebelum maupun sesudah atau hasil akhir dari Pilkada serentak.





“Kepolisian harus dapat mendeteksi dini hal-hal yang akan mengganggu suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Untuk itu, Polri harus bekerja sama dengan penyelenggara pemilu agar Pilkada serentak sukses dan berjalan sesuai harapan,” ucapnya.





Ia juga meminta agar masyarakat dapat menjadi pemilih cerdas dalam menggunakan hak pilihnya.





Azis Syamsuddin berharap jangan sampai pesta demokrasi hanya memilih figur semata, tetapi tidak menciptakan demokrasi yang semakin meningkat.
“Jangan sampai masyarakat memilih pasangan calon karena money politics,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.





Selain itu, ia mengimbau kepada pasangan calon (paslon) yang memenangi Pilkada serentak untuk dapat terus menyejahterakan dan membangun infrastruktur di wilayahnya kelak.





“Biasanya daerah lumbung suara yang memenangkan salah satu calon selalu diperhatikan, tetapi daerah yang tidak memiliki suara terhadap pasangan pemenang dibiarkan begitu saja. Maka, pemenang pemilu harus bijak dan adil terhadap keseluruhan wilayahnya,” ujarnya. 

source 


Load comments