FPI Datangi Komnas HAM, Serahkan Bukti Penembakan 6 Laskar di KM 50 Tol Japek

FPI Datangi Komnas HAM, Serahkan Bukti Penembakan 6 Laskar di KM 50 Tol Japek

 


Jakarta - khabarberita.comFront Pembela Islam (FPI) mendatangi Komnas HAM bersama perwakilan keluarga dari 6 laskar yang tewas.

Kedatangannya itu untuk menyerahkan bukti yang dikumpulkan FPI atas kasus penembakan 6 laskar di
 KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Rombongan tokoh-tokoh FPI tiba terlebih dahulu pukul 09.45 WIB. Tokoh-tokoh FPI yang hadir antara lain Ketum PA 212 Slamet Maarif, Habib Hanif Alatas, Yusuf Martak, Habib Muchsin, dan Edy Mulyadi. Turut mendampingi mereka politikus PKS, Mardani Ali Sera.

Tidak selang berapa lama, rombongan keluarga 6 laskar hadir didampingi pengacaranya, Aziz Yanuar. Sebelumnya turut hadir Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro.

FPI bersama keluarga 6 laskar yang tewas datangi Komnas HAM

Rombongan keluarga 6 laskar langsung masuk ke kantor Komnas HAM. Mereka tampak menggunakan masker dan melewati pengecekan protokol kesehatan.

Belum ada ada keterangan yang disampaikan dari kedatangan mereka. Mardani mengatakan pihaknya akan menyampaikan hasil pertemuan nanti.

"Nanti kami sampaikan setelah selesai ya," ujar Mardani.

Diberitakan sebelumnya, pengacara keluarga 6 laskar yang tewas, Azis Yanuar, mengatakan terlebih dahulu akan mendatangi Komnas HAM untuk memberikan bukti.

"Rencananya bersama dengan para perwakilan keluarga para syuhada dan beberapa tokoh nasional akan mendatangi Komnas HAM RI guna memberikan bukti," kata Azis Yanuar, selaku pengacara keluarga 6 laskar FPI dalam keterangannya, Senin (21/12/2020).

Azis mengatakan, selain hendak menyerahkan bukti, mereka akan memberikan penjelasan versi keluarga kepada Komnas HAM.

"Untuk selanjutnya, kami bersama para keluarga 6 syuhada, para tokoh nasional dan para pecinta dan pendamba tegaknya keadilan dan kebenaran siap selalu mendukung dan mengawal Komnas HAM RI untuk menegakkan kebenaran dan keadilan serta mengungkap tuntas dan jelas dugaan kekejian dan pelanggaran HAM berat terhadap 6 syuhada tersebut," katanya.

source

Load comments