Jelang Malam Pergantian Tahun, Pantai Pangandaran Ramai Wisatawan

Jelang Malam Pergantian Tahun, Pantai Pangandaran Ramai Wisatawan

 


khabarberita.com | Gelombang kedatangan wisatawan untuk merayakan malam pergantian tahun di Pantai Pangandaran mulai terlihat. 


Antrian kendaraan mulai mengular di gerbang masuk utama pantai Pangandaran.

sekitar pukul 12 siang, wisatawan mulai mengantri untuk memasuki kawasan wisata pantai Pangandaran. 

Mereka datang dengan mengendarai sepeda motor dan mobil. Mayoritas sepeda motor datang rombongan.

Ade Risman (34) salah seorang wisatawan asal Limbangan Garut mengaku sengaja datang untuk menghabiskan malam tahun baru di Pangandaran. "Iya mau tahun baruan, touring motor sama kawan-kawan dari Garut, " kata Ade. 

Dia mengaku ketakutannya terhadap virus Corona dikalahkan oleh keinginan untuk berwisata. "Tapi pantai kan luas, bisa mencari tempat agar tidak terlalu berkerumun dengan orang lain, " kata Ade. 

Sebelumnya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan pembukaan pantai Pangandaran akan dilakukan situasional. 

"Kita pantau tingkat kunjungan wisatawan, kalau ternyata membludak maka akan dilakukan penutupan. Jadi sifatnya situasional atau dibatasi, " kata Jeje.

Jika ternyata pengunjung membludak maka akan dilakukan penutupan. Wisatawan yang sudah terlanjur datang bisa menyebar ke pantai lain, sehingga tidak terjadi penumpukan atau kerumunan massa di Pangandaran. "Kalau ternyata banyak kita tutup, kita batasi. Yang sudah di dalam tak masalah namun tak bisa ditambah lagi, " kata Jeje.

Dia juga mengimbau agar warga Pangandaran tak ikut merayakan malam tahun baru di kawasan wisata Pantai Pangandaran. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan massa yang tak terkendali.

Jeje mengakui pihaknya menghadapi situasi yang dilematis. Di satu sisi pihaknya harus mencegah terjadinya kerumunan potensi penyebaran Corona, tapi di sisi lain perekonomian masyarakat pelaku usaha pariwisata harus tetap berjalan. "Kami kan inginnya ekonomi jalan, protokol kesehatan jalan, " kata Jeje.

Sementara itu sampai saat ini jumlah kasus positif Corona di Pangandaran terus meningkat. Saat ini ada 31 warga yang menjalani perawatan di RSUD Pandega Pangandaran. Jumlah total kasus positif Corona di Pangandaran mencapai angka 197 kasus.

Selain itu Pangandaran juga dinyatakan sebagai daerah dengan tingkat kepatuhan penggunaan masker paling rendah di Jawa Barat.

Load comments