KPA Singgung Lahan HGU Prabowo, Gerindra Anggap Olok-olok

KPA Singgung Lahan HGU Prabowo, Gerindra Anggap Olok-olok

 


Jakarta, khabarberita.com Partai Gerindra menganggap sindiran Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika soal janji Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk mengembalikan lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU) kepada negara pada Pilpres 2019 sekedar olok-olok.

"Itu KPA seperti orang enggak mengerti hukum dan sekadar olok-olok belaka," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman itu kepada CNNIndonesia.com, Selasa (29/12).

Habib mengatakan Prabowo atau perusahaannya mendapatkan HGU secara sah, memenuhi persyaratan, serta membayar seluruh kewajiban hukum. Menurutnya, HGU itu tak diperoleh Prabowo dengan mencuri, merampas, atau cuma-cuma.

HGU, katanya, bisa diambil kembali oleh negara jika masa berlaku habis atau pemegangnya tak memenuhi kewajiban.



"Silakan tunjuk mana HGU atau hak atas tanah lain yang melanggar ketentuan hukum. Pasti tidak ada, karena semua sudah sesuai ketentuan," ujar dia, yang juga Anggota Komisi III DPR itu.

Habib menyebut HGU yang diberikan kepada Prabowo juga akan dikembalikan secara otomatis ke negara jika masa berlakunya sudah habis.

"Nanti ketika masa berlakunya habis, dengan sendirinya kembali ke negara," kata dia.

Sebelumnya, Dewi menyinggung janji Prabowo yang mengatakan akan mengembalikan lahan berstatus HGU kepada negara pada Pilpres 2019. Hal tersebut, Dewi sampaikan merespons pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terkait masalah HGU.

"Dulu kan sempat mencuat, salah satu kandidat menyatakan akan mengembalikan (HGU) jika diminta, mengembalikan konsesi yang dimiliki oleh kelompoknya kepada Jokowi sebagai respon tuduhan Presiden Jokowi. Sekarang harusnya dicontohkan, karena keduanya di dalam kekuasaan," kata Dewi  Senin (28/12).

Dewi menilai langkah Prabowo tersebut bisa menjadi itikad baik pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan agraria. Menurutnya, pemerintah tak pernah serius membenahi masalah lahan yang tumpang tindih.

Ia pun mengkritik Mahfud yang menyinggung perkara HGU sebagai peninggalan pemerintahan sebelumnya, ketimbang berupaya memperbaiki masalah tersebut. Baginya, Mahfud tak bisa lagi terus melempar tanggung jawab ke pemerintah sebelumnya.



Saat Pilpres 2019 lalu, Prabowo berjanji akan menyerahkan lahan berstatus HGU kepada negara jika terpilih sebagai presiden. Pengembalian akan dilakukan Prabowo paling lambat 10 hari setelah dirinya dilantik menjadi Presiden.

source

Load comments