Munarman Sebut Kondisi Rizieq Sehat di Dalam Tahanan

Munarman Sebut Kondisi Rizieq Sehat di Dalam Tahanan

 


Jakarta, khabarberita.com Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dalam kondisi sehat dan bergembira meski berada di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya.

Rizieq ditahan selama 20 hari ke depan, terhitung sejak Sabtu (12/12) lalu.

"Habib (Rizieq) alhamdulillah sehat walafiat, tenang, beliau tetap gembira, tersenyum, bercanda," kata Sekretaris Umum FPI Munarman di Polda Metro Jaya, Senin (14/12).

Namun, Munarman tak mengungkapkan apakah sudah ada pihak keluarga yang menjenguk Rizieq di dalam tahanan.

Munarman hanya menyebut bahwa Rizieq turut menyampaikan pesan agar terus berjuang dan tak melupakan enam laskar FPI yang menjadi korban dalam aksi bentrokan dengan anggota polisi.

"Beliau menyampaikan pesan bahwa jangan berhenti berjuang dan tidak boleh melupakan pembantaian enam syuhada, harus terus dibongkar sampai ke akar-akarnya," tutur Munarman.

Kepolisian telah menetapkan Rizieq sebagai tersangka kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Rizieq dijerat Pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP. Rizieq langsung ditahan setelah diperiksa polisi selama 14 jam di Polda Metro Jaya.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono alasan subyektif penyidik menahan Rizieq adalah agar tersangka tidak melarikan diri.

Lalu, alasan lainnya yakni agar tidak menghilangkan barang bukti, serta tidak mengulangi perbuatan pidana serupa.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) FPI Aziz Yanuar menuturkan pihaknya saat ini sedang berencana mengajukan penangguhan penahanan terhadap Rizieq.

"Kami berupaya praperadilan atas penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan HRS. Lalu upaya permohonan penangguhan [penahanan]," kata Aziz saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (13/12).

Kekinian, sejumlah politisi telah menyatakan siap mengajukan diri menjadi penjamin agar penahanan Rizieq ditangguhkan. Mereka di antaranya anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsyi dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Fadli Zon.

source

Load comments