Ramai Parodi Lagu Indonesia Raya, Tengok Hubungan Dagang RI-Malaysia

Ramai Parodi Lagu Indonesia Raya, Tengok Hubungan Dagang RI-Malaysia



Jakarta - khabarberita.com |Media sosial ramai karena aksi YouTuber asal Malaysia yang membuat parodi lagu Indonesia Raya. 

YouTuber tersebut mengubah lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan kata-kata negatif.

Kementerian Luar Negeri RI sudah memberikan pernyataan jika kasus ini telah diurus oleh Polisi Diraja Malaysia.

 Di luar hal tersebut, menarik untuk menyimak, bagaimana hubungan perdagangan antara Indonesia dan Malaysia?

Mengutip data statistik.kemendag.go.id total perdagangan Indonesia dan Malaysia pada periode Januari-Oktober 2020 tercatat US$ 11,71 miliar. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar US$ 13,49 miliar.

Total perdagangan ini terdiri dari migas US$ 2,45 miliar dan non migas US$ 9,26 miliar. Kemudian untuk nilai ekspor ke Malaysia tercatat US$ 6,23 miliar dengan komposisi migas US$ 906,3 juta dan non migas US$ 5,32 miliar.



Sedangkan untuk impor tercatat US$ 5,48 miliar dengan komposisi migas US$ 1,54 miliar dan non migas US$ 3,93 miliar. Dengan demikian neraca perdagangan antara Indonesia dan Malaysia tercatat US$ 745,22 juta. Komposisinya untuk migas minus US$ 641 juta dan non migas US$ 1,38 miliar.

Media sosial kembali ramai karena ulah seorang YouTuber. Kali ini viral sebuah lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan secara parodi.
Lagu tersebut juga diubah liriknya dengan kata-kata negatif. Beberapa kalimat justru bernada hinaan.

Lambang Garuda Pancasila juga diubah menjadi gambar ayam. Ada juga gambar dua anak kecil yang membuang air ke arah bendera Merah Putih.

Video itu diunggah ke saluran YouTube bernama MY Asean. Diketahui lokasi akun tersebut berada di Malaysia dengan foto profil yang menampilkan bendera Negeri Jiran itu.

"Ban**atlah rakyatmu, hinalah negerimu, untuk Indognesial jahanam." bunyi salah satu penggalan lirik yang tertulis dalam video tersebut.

source


Load comments