Gibran soal Isu Pilgub Jakarta: Di Solo saja Belum Dilantik

Gibran soal Isu Pilgub Jakarta: Di Solo saja Belum Dilantik

Jakarta, Khabarberita.com -- Wali Kota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka enggan menanggapi isu pencalonannya sebagai Gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2024 lantaran masih fokus di Surakarta.

Sebelumnya, sejumlah politikus Partai Demokrat menduga sikap Pemerintah yang menolak revisi Undang-undang Pemilihan Umum (Pemilu) terkait dengan rencana mengusung Gibran di Pilgub DKI 2024.

Draf revisi UU Pemilu sendiri mencantumkan Pilkada 2022 dan 2023. Sementara, Pemerintah berkukuh Pilkada serentak tetap digelar di 2024 sesuai UU Pilkada.

"Di Solo belum dilantik kok sudah mikir Jakarta," cetusnya melalui pesan singkat, Kamis (11/2).

Gibran mengatakan saat ini masih fokus memimpin Kota Solo. Ia juga terus intens berkomunikasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk memuluskan kepemimpinannya di kota kelahirannya tersebut.

"Fokus di Solo dulu," katanya.

Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan Gibran berhak untuk menentukan langkah politiknya di tahun 2024, atau tahun 2022 jika RUU Pemilu jadi disahkan.

"Kita tidak bisa menahan hak seseorang untuk menentukan sikap politik," kata pria yang juga menjabat Wali Kota Solo itu.

Ia juga tak keberatan jika Gibran meninggalkan kursi Wali Kota Solo sebelum masa baktinya berakhir. Rudy menyebut kondisi Gibran tak jauh beda dengan Jokowi saat mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI tahun 2012 silam.

"Kan ada wakilnya. Dulu Pak Jokowi sama saya juga seperti itu. Pak Jokowi ke Jakarta, saya menggantikan jadi Wali kota," katanya.

Meski demikian, Rudy menganggap masih terlalu dini untuk membicarakan pencalonan Gibran menjadi Gubernur DKI Jakarta. Apalagi, Gibran belum resmi dilantik menjadi Wali Kota Solo.

Rudy juga enggan berpikir terlalu jauh soal isu Pilgub DKI. Menurutnya, hal itu sudah di luar wewenangnya.

"Saya kan kader tingkat kota. Kalau sudah provinsi itu sudah hak DPP," katanya.

Src

Load comments