Heboh 'Desa Miliarder' di Kuningan-Peluang RK dan Sandi Maju Pilpres

Heboh 'Desa Miliarder' di Kuningan-Peluang RK dan Sandi Maju Pilpres


Bandung ,khabarberita.com - Beragam peristiwa terjadi di Jabar hari ini, Senin (22/2/2021). Mulai dari warga 'desa miliarder' di Kuningan ramai beli motor dan mobil hingga Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil disandingkan maju dalam Pilpres 2024.

Berikut rangkuman beritanya:

Tak hanya di Tuban, desa miliarder juga ada di Kuningan, Jawa Barat tepatnya di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibereum. Desa ini menjadi viral usai warganya memborong ratusan mobil baru.

Motor dan mobil ini dibeli warga setelah mendapat uang hasil menjual tanah kepada PT Pertamina dengan nilai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Banyaknya warga yang membeli mobil baru serta mendapat uang itu, Sumurgeneng dianggap menjadi 'desa miliarder'. Warga Desa Kawungsari yang terdampak pembangunan Bendungan Kuningan ini memborong ratusan sepeda motor setelah mendapat uang ganti untung.

Motor dan mobil baru itu dibeli warga menggunakan uang hasil ganti untung tanah maupun rumah yang terdampak pembangunan Bendungan Kuningan.

"Di sana (Tuban) warganya dapat ganti untung dari PT Pertamina. Kalau di sini warga kami juga sama dapat ganti untung dari pembangunan Waduk Kuningan," kata Kepala Desa Kawungsari Kusto kepada detikcom.

Kusto mengungkapkan, ada sekitar 300 sepeda motor baru yang dibeli warga sejak awal pencairan uang ganti untung pembangunan Bendungan Kuningan. Tidak hanya motor, ada juga warga yang membeli mobil baru dan bekas.

"Pas uang ganti untung cair warga mulai pada beli motor beli motor. Motor baru yang dibeli itu ada sekitar 300 lebih, kalau mobil sekitar 30 yang baru dan bekas," ungkapnya.

Menurutnya, kendaraan yang dibeli warga tidak datang bersamaan. Kusto mengungkapkan warganya itu secara bergantian membeli kendaraan bermotor.

"Paling banyak itu pas awal cair uangnya, sehari bisa ada 15 motor yang datang. Kalau sekarang-sekarang paling cuma satu dua saja, tapi masih banyak yang sudah pesan," tambah Kusto.

Sekedar diketahui, pembangunan Bendungan Kuningan membuat 362 kepala keluarga di Desa Kawungsari harus merelakan rumah dan lahannya dibeli pemerintah guna melancarkan proyek nasional tersebut.

Kusto menyebut, ada 386 bidang tanah beserta bangunan milik warga yang dibeli pemerintah. Dari total bidang tanah itu, menurut Kusto, baru 279 bidang yang telah mendapat uang ganti untung senilai 149 miliar.

"279 bidang sudah cair nilainya 149 miliar. Sisanya masih menunggu pembayaran karena ada beberapa hal yang masih belum lengkap berkasnya," sebutnya.

Menurutnya, uang ganti untung yang diberikan kepada warga jumlahnya berbeda-beda, tergantung dari bidang tanah dan bangunan yang dimiliki. "Yang terkecil itu warga nerima uang ganti untuk Rp 150 juta. Yang paling banyak ada hampir mencapai 1,6 miliar. Kalau saya sendiri dapat Rp 700 juta, tapi saya termasuk yang belum cair uangnya," jelas Kusto.

Proses pencairan uang ganti untung ini ditargetkan rampung sebelum Juli 2021. Sebab di bulan itu, Bendungan Kuningan mulai diisi air dan warga Kawungsari harus pindah ke tempat relokasi yang sudah disediakan.

"Kalau bendungan itu aktifnya Juli, jadi sebelum itu harusnya sudah selesai pembayaran ganti untungnya," ucap Kusto.

Semesta itu, Nurmadin (50) warga setempat, mengaku mendapat uang ganti untung hasil menjual rumah dan sawahnya. Ia mendapatkan Rp 400 juta.

"Dapat Rp 300 juta untuk rumah dan Rp 100 juta untuk sawah. Saya kemarin beli motor cash Rp 24,5 juta. Sisanya sayatabungin," ujar Nurmadin.

Polisi menghadirkan Pirman (30) pelaku pembunuhaan Karsieum alias Mbak Huis dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan Kasinem alias Mbak Huis perempuan lanjut usia yang tulang belulangnya ditemukan di lubang septic tank.

Pria yang merupakan pembatu korban digiring petugas ke sejumlah lokasi TKP. Pertama di lubang septic tank, di rumah korban dan sungai tempat pelaku membuang tulang belulang nenek sebatang kara tersebut.

Olah TKP ini, dipimpin langsung oleh Kanit Jatanras Satreskrim Sukabumi Ipda Erikson Sitorus.

"Atas perintah dari pimpinan kami, Kasatreskrim AKP Rizka Fadhila dan pak Kapolres AKBP Lukman Syarif kami menggelar olah TKP ataupun pengecekan TKP di lokasi terduga pelaku melakukan pembunuhan," katanya.

Untuk rekonstruksi sendiri rencananya akan digelar di Maporles Sukabumi karena situasi di TKP dikhawatirkan menimbulkan kerumunan saat prosesnya nanti.

"Ada tiga titik olah TKP, pertama di lokasi lubang, kedua di rumah dan tiga lokasi pinggiran sungai tempat pelaku membuang sisa-sisa tulang-tulang dari korban," lanjut Erikson.

"Untuk barang bukti yang kami amankan antara lain tas, pisau yang diduga untuk menghabisi korban dan cangkul," sambung dia.

Sementara itu pelaku terlihat terus menundukkan wajahnya saat digiring petugas ke beberapa TKP. Saat di mulut lubang tempat mengubur Kasinem dia terlihat melakukan percakapan kecil dengan petugas.

Dari percakapan terdengar pelaku menyerang korban Kasinem dari arah belakang, dekat dengan lokasi lubang yang kemudian dijadikan tempat mengubur mayat korban.

"Posisi kamu di belakang kan, kamu berdiri atau duduk kalau berdiri mentok," kata petugas, pelaku sendiri sempat terlihat kebingungan beberapa kali ia menolehkan kepalanya ke kanan dan kiri.

Saat proses itu digelar, warga terlihat setia melihat setiap adegan olah TKP. Beberapa di antara mereka bahkan nekat mendekat. Melihat itu beberapa petugas berusaha menghalau mereka dan meminta warga agar tidak berkerumun.

Polisi juga mencari sisa tulang korban yang dibuang pelaku ke sungai. Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif mengatakan telah meminta anggotanya untuk menemukan tulang belulang korban yang dibuang pelaku ke Sungai Cibungur.

"Kita belum sampai ke tahapan rekonstruksi, saya sudah minta anggota unruk mencari tulang belulang lainnya karena yang ditemukan (didalam lubang) masih sedikit," kata Lukman melalui sambungan telepon.

Lukman menjelaskan pihaknya masih belum akan melakukan rekonstruksi karena hambatan soal sisa tulang Kasinem tersebut.

"Tulang belulang tersebut dibuang pelaku ke sungai. Kita masih mencari potongan lain dari tulang belulang, pengakuan tersangka dibuang disana (sungai). Jadi kita belum akan sampai ke rekonstruksi," tambah Lukman.

Perjalanan kereta api, dari sejumlah stasiun di Jabar menuju Jakarta lumpuh total akibat banjir. Akibatnya, dratisan penumpang batal melakukan perjalanan ke Jakarta.

Dari data penumpang tercatat hari Minggu (21/2) sebanyak 540 penumpang dengan 332 penumpang yang sudah membatalkan tiketnya," kata Manager Humasda Daop 2 Bandung Kuswardoyo via pesan singkat.

Sedangkan untuk hari ini, ada sekitar 350 penumpang dengan 63 penumpang yang sudah membatalkan diri untuk melakukan perjalanan.

"Total sebanyak 890 penumpang yang tidak dapat berangkat ke Jakarta dikarenakan adanya gangguan banjir di lokasi antara Lemahabang dan Kedunggedeh di Daop 1 jakarta," ungkapnya.

Kuswardoyo menyebut, jumlah tersebut hanya penumpang yang akan melakukan perjalan dari Bandung ke Jakarta saja atau dari Daop 2 Bandung. "Itu hanya ke berangkatan dari Bandung ke Jakarta," ujarnya.

Menurutnya, penumpang bisa membatalkan atau menjadwalkan kembali perjalanannya. "Iya mereka bisa membatalkan tiketnya atau menjadwalkan ulang keberangkatannya. Sebagian penumpang memang belum membatalkan atau menjadwalkan ulang perjalanan , karena pembatalan bisa dilakukan sampai 30 hari ke depan terhitung dari tanggal keberangkatan yang tertera di tiket," jelasnya.

Pihaknya belum dapat memastikan kapan perjalanan bisa kembali dilakukan. Saat ini, teknisi KAI sedang melakukan perbaikan jalur terdampak banjir. Seperti diketahui, batu balast tergerus oleh banjir sehingga mengakibatkan rel menggantung.

"Belum bisa dipastikan, semoga cuaca mendukung sehingga perbaikan bisa segera selesai di kerjakan," tambahnya.

Tak hanya itu, penumpang asal Cirebon menuju Jakarta juga gagal melakukan perjalanan ke Jakarta. Ada 22 perjalanan KA dibatalkan.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Suprapto mengatakan, pembatalan 22 perjalanan itu diakibatkan adanya jalur yang rusak di antara Stasiun Kedunggedeh dan Lemah Abang, Bekasi. 22 perjalanan itu merupakan KA yang yang mengarah Jakarta maupun sebaliknya.

"Hari ini ada 22 perjalanan yang dibatalkan," kata Suprapto.

Suprapto berujar, batu balas yang menjadi bantalan rel terkikis akibat banjir. Kondisi tersebut tak memungkinkan untuk dilintasi kereta api. Saat ini, lanjut Suprapto, pihak PT KAI masih memperbaiki sejumlah rel yang rusak akibat banjir.

"Tim prasarana melakukan perbaikan berkala, salah satunya dengan menurunkan bantalan beton dan batukricak pada rel yang rusak," katanya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saling membuka peluang untuk bersanding pada Pilpres 2024.

Hal itu terlontar saat Sandi dan Ridwan Kamil melakukan pertemuan di Gedung Pakuan, rumah dinas Gubernur Jabar, hari ini.

"Buat saya, kita fokus di tugas dan kebetulan kami punya tugas berat ya. 34 juta rakyat Indonesia menggantungkan penghidupan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ada 45 juta rakyat jabar menggantungkan pada kepemimpinan pak gubernur. Jadi saya akan fokus bagaimana akan bangkit di sektor pariwisata," ujar Sandi di Gedung Pakuan, Kota Bandung.

"Dan tadi ada ide baik, salah satunya kita launching di townhouse lewat clubhouse. Mudah-mudahan ini bisa kembali menggeliatkan ekonomi membuka lapangan kerja dan membangkitkan sektor pariwisata," ujarnya.

Sementara saat ditanya maju dengan Ridwan Kamil pada Pilpres 2024 Sandiaga mengatakan, peluang itu masih terbuka. "Karena ini kunjungan dinas ya ramai orang jadi yang dibahas kedinasan tidak membahas Pilpres. Bukan tidak mungkin tapi tidak sekarang," jelasnya.

Sementara itu, Ridwan Kamil pun mengatakan hal yang senada. "Tidak ada yang tidak mungkin, tapi tadi kata Pak Sandi masih jauh kita fokus. Saya menyelesaikan gubernur Pak Sandi mensuskeskan Parekraf," katanya.

Sebelumnya, dalam Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyigi peta politik menjelang Pemilu 2024. Survei ini meliputi peta Pilpres 2024. Begini datanya.

Dalam rilis yang disiarkan di YouTube Lembaga Survei Indonesia, Senin (22/2/2021), survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden sebagai sampel basis. Margin of error dari ukuran sampel yakni +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Survei dilaksanakan pada 25-31 Januari 2021.

Untuk Pilpres 2024 dengan top of mind responden, nama Presiden Joko Widodo jadi yang tertinggi dengan 18%. Top of mind responden soal calon presiden yang kedua, yakni Prabowo 12% dengan diikuti Anies Baswedan 5,7%, Ganjar Pranowo 3,5%, dan Sandiaga Uno 2,6%.

LSI kemudian melakukan survei semi terbuka, yaitu responden diberi daftar nama tanpa memasukkan Nama Jokowi tidak bisa mencalonkan lagi.

Pada simulasi semi-terbuka dengan menunjukkan daftar 29 nama dan responden boleh menyebutkan nama lain,PrabowoSubianto paling unggul dengan 22,5%, kemudian GanjarPranowo 10,6%,AniesBaswedan 10,2%,Ahok 7,2%,SandiagaSalahuddinUno 6,9%, TriRismaharini 5,5%,Ridwan Kamil 5%,AHY 4,8%, sementara nama lain kurang dari 3% dan yang belum menjawab 10,4%.

Sekarung botol plastik bekas, seikat kardus bekas, dibawa Wali Kota Bandung Oded M Danial dari Pendopo Kota Bandung ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Babakan Sari, Kiaracondong, untuk menukarkan sampah tersebut dengan emas.

Sampah itu, ditukarkan Oded ke Bank Sampah Bandung Resik PD Kebersihan Kota Bandung di TPST Babakan Sari.

Sebelum mendapatkan emas, Oded sudah memiliki deposit ditabungan sampah miliknya. Setelah diberikan sampah itu, Oded langsung menerima emas seberat 0,050 gram dari petugas.

"Alhamdulillah, semoga bermanfaat," kata Oded usai menerima emas.

Sampah ditukarkan menjadi emas di bank sampah, merupakan turunan dari Program Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) yang menjadi program unggulan Wali Kota Bandung.

"Kami canangkan program nabung sampah menjadi emas dan gerakan satgas Kang Pisman. Saya berharap dengan inovasi nabung sampah jadi emas, akan menjadi sebuah spirit dan semangat warga masyarakat untuk lebih semangat memisahkan sampah karena bisa ditukar jadi emas," jelas Oded.

Ada dua ukuran emas yang bisa ditukarkan warga, yakni emas berukuran 0,025 atau seharga Rp 40 ribu dan 0,050 atau seharga Rp 80 ribu.

Untuk bisa melakukan penukaran sampah, menjadi emas warga harus menjadi anggota bank sampah tersebut.

Program, sampah jadi emas ini disambut warga Babakan Sari, Sri Rosmayanti dan Neneng Harumsari. Kedua warga ini sudah menjadi anggota bank sampah selama dua bulan dan mengkoleksi beberapa emas.

"Saya ikut baru dua bulan, kita sudah mengoleksi dua emas yang 0,025 gram dan 0,050 gram," ujar Sri.

"Kita kumpulkan macam-macam smapah, dus, plastik, botol, kaleng dan besi, sampah an organik. Kita kumpulkan di rumah," timpal Neneng.

Src

Load comments