Hujan Deras, 11 RW di Jakarta Barat Terendam Banjir

Hujan Deras, 11 RW di Jakarta Barat Terendam Banjir


Jakarta, Khabarberita.com -- Sebanyak 11 wilayah RW di Jakarta Barat terendam banjir dengan ketinggian permukaan bervariasi berkisar 31 hingga 70 sentimeter imbas dari hujan yang mengguyur sejak Jumat (19/2) dini hari.

Dilansir dari Antara, genangan air muncul di sebagian wilayah Kecamatan Kalideres dan Kecamatan Cengkareng sejak pukul 01.42 WIB berdasarkan layanan informasi banjir aplikasi Jakarta Terkini (Jaki).

Wilayah yang dilaporkan tergenang banjir yakni adalah RW 02, RW 03, dan RW 15 Kelurahan Tegal Alur serta RW 03 Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Cengkareng yakni RW 06 Kelurahan Cengkareng Barat, RW 15 Kelurahan Kapuk, RW 03 Cengkareng Timur, RW 02 dan RW 03 Rawabuaya, serta RW 04 dan RW 05 Kembangan Utara.

Sementara itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat di sepanjang bantaran sungai agar mewaspadai potensi banjir.

Pengumuman itu disampaikan petugas melalui pengeras suara menyusul peningkatan tinggi muka air air di Pintu Air Karet mencapai 460 sentimeter, Pintu Air Manggarai 810 sentimeter, dan Pintu Air Pulogadung 610 sentimeter.

"Hingga pukul 04.00 WIB ketiga pintu air tersebut mengalami status waspada, siaga 3. Warga diimbau untuk mewaspadai peningkatan TMA ini," ujar seorang petugas.

Sementara itu di wilayah Bekasi, banjir menggenang kawasan perumahan Antilope, Jaticempaka, Pondok Gede, Bekasi dengan ketinggian mencapai 60-70 cm Jumat pagi.

Rendaman banjir terjadi usai hujan sepanjang malam. Air mulai menggenang sejak pukul 04.00 WIB. Kedalaman kini mencapai sepaha orang dewasa.

Sejumlah warga sejak dini hari berangsur mengungsikan kendaraan ke permukiman yang lebih tinggi.

Rendaman banjir terjadi usai hujan sepanjang malam. Air mulai menggenang sejak pukul 04.00 WIB. Kedalaman kini mencapai sepaha orang dewasa.

Sejumlah warga sejak dini hari berangsur mengungsikan kendaraan ke permukiman yang lebih tinggi.

Src

Load comments