Siasat Koalisi Pulau Kali Age Golkar-NasDem di Pilpres 2024

Siasat Koalisi Pulau Kali Age Golkar-NasDem di Pilpres 2024


 Jakarta, khabarberita.com -- Helikopter rombongan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendarat di Pulau Kali Age, Kepulauan Seribu pukul 11.00 WIB, Minggu (14/2) lalu. 


Dia telah membuat janji bertemu dengan si pemilik pulau, yakni Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sepekan sebelumnya.

Surya Paloh sendiri memang lebih sering menghabiskan waktu di villa pribadi di Pulau Kali Age, Kepulauan Seribu miliknya selama pandemi Covid-19.

Persamuhan dimulai dengan santap siang berupa nasi goreng salmon kesukaan Surya. Sengaja disuguhkan koki pribadinya di Restoran Jepang yang berada di kompleks Pulau Kali Age.


Setelah itu, Airlangga dan Surya terlibat pembicaraan serius. yang hadir dalam pertemuan mengatakan keduanya membahas kans kerja sama dalam rencana politik jangka panjang di Pilpres 2024.


NasDem menawarkan koalisi untuk mengusung capres-cawapres bersama Golkar pada Pilpres 2024 mendatang. Posisi capres akan diisi tokoh hasil konvensi yang digelar NasDem, sementara cawapres akan diberikan kepada Golkar.

Wakil Ketua Umum Golkar Rizal Mallarangeng yang akrab disapa Celi membenarkan bahwa Airlangga bertemu Surya Paloh. Namun ia enggan mengkonfirmasi isi pertemuan.

"Iya benar ada pertemuan, kan fotonya sudah beredar," katanya saat dihubungi.

Dalam pertemuan, Airlangga ditemani Wakil Ketua Dewan Pembina Golkar yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, serta Wakil Ketua Umum Rizal Mallarangeng.

Sejumlah petinggi Partai Nasdem juga turut hadir menemani Surya menjamu tamunya, yaitu Sekjen Johnny Plate yang juga Menteri Komunikasi dan Informasi, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, dan serta DPW Partai NasDem Kalimantan Timur sekaligus Gubernur Kaltim Isran Noor.

Konvensi Capres

Belajar dari pengalaman kegagalan Partai Demokrat menggelar konvensi capres pada 2013 silam, NasDem memilih untuk mengikat mitra koalisinya terlebih dahulu. Pilihan jatuh kepada Golkar.

Dengan begitu, siapapun pemenang konvensi capres dipastikan dapat melaju di Pemilihan Presiden 2024 lantaran mendapat tiket dari koalisi NasDem dan Golkar.

Yang hadir dalam pertemuan mengatakan bahwa kesempatan untuk menjadi peserta konvensi capres akan dibuka seluas-luasnya. 

Sejumlah nama digadang-gadang akan turut meramaikan arena konvensi, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,

Kemudian Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri BUMN Erick Tohir, hingga Menparekraf Sandiaga Uno. Namun, Nasdem melarang ketua umum partai politik untuk mengikuti konvensi capres.

Koalisi Permanen

Jika sudah keluar nama pemenang konvensi, maka akan dipasangkan dengan cawapres yang diusung Partai Golkar. Tawaran ini membuat peluang Airlangga Hartarto, selaku Ketua Umum Golkar, untuk maju sebagai calon wakil presiden menjadi terbuka lebar.

Sumber CNNIndonesia.com membeberkan bahwa NasDem ingin ikatan koalisi dengan Golkar bisa terjalin permanen.



Artinya, jika pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung Nasdem-Golkar menang atau kalah, kedua partai akan tetap berkoalisi di tataran legislatif.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem, Prananda Surya Paloh membenarkan bahwa Airlangga dan Surya Paloh sempat membahas ihwal kerja sama menghadapi Pilpres 2024.

Meskipun hadir dalam pertemuan, Prananda mengaku tidak mendengar secara detil.

"Betul bertemu, sekalian refreshing dan berbicara tentang kebangsaan dan kepartaian secara general. Soal konvensi dibahas tapi masih sangat tahap awal tapi garis besar abstraknya ada", ujar putra Surya Paloh ini.

Sementara itu, Ketua DPP Bidang Media dan Komunikasi Publik Partai Nasdem Charles Meikyansah mengatakan silaturahmi yang dilakukan Surya Paloh adalah hal lumrah. Saat ditanya soal tawaran NasDem kepada Golkar terkait konvensi capres, Charles enggan menjawab.

"Silaturahmi yang dilakukan partai politik merupakan suatu hal yang sangat penting dilakukan. Bagi Partai NasDem di bawah kepemimpinan Bapak Surya Paloh, silaturahmi politik seperti ini bukan pertama kali dilakukan," ucapnya.

Sebelas hari usai pertemuan Surya Paloh dan Airlangga Hartarto, DPP Partai NasDem langsung menggelar jumpa pers tentang rencana menggelar konvensi.

Sekjen Partai NasDem Johnny Plate mengatakan partainya akan membentuk koalisi terlebih dahulu untuk menggelar konvensi calon presiden. Di kesempatan yang sama, Plate juga mengklaim partainya sudah memiliki rekan koalisi.

"Kami sudah ada rekan-rekan koalisi sebagaimana yang saya sampaikan tadi yang mempunyai platform, visi dan misi, gagasan yang searah, sejalan dalam tarikan nafas yang sama untuk kepentingan negara," kata Johnny, Kamis (25/2).

Pertemuan antara petinggi Golkar dan NasDem diselingi dengan momen foto bersama. Airlangga dan Surya sempat berfoto berdua dengan memakai topi terbalik. Foto mereka diunggah ke Instagram Golkar.Indonesia.

"Silaturahmi akhir pekan keluarga (Golkar-Nasdem), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama dengan Ketua Umum Partai NasDem Bapak Surya Paloh, Jakarta, Minggu (14/2)," mengutip caption dalam akun Instagram Golkar.Indonesia.

Src

Load comments