Gerombolan Mudik via Jalur Tikus Bekasi Dipaksa Putar Balik

Gerombolan Mudik via Jalur Tikus Bekasi Dipaksa Putar Balik


Jakarta, khabarberita.com -- Sebanyak 4 kendaraan yang akan melakukan perjalanan mudik keluar Jakarta diputarbalikan oleh aparat kepolisian di Jembatan Siphon Cibeet, Kamis (6/5). Lokasi ini merupakan perbatasan Bekasi-Karawang yang kerap menjadi jalur tikus bagi pemudik.

"Dari pagi sampai saat ini (sore), kendaraan roda 4 yang kita putar balikan sebanyak 4 unit kendaraan, dengan jumlah pemudik sekitar 8 orang," kata Perwira Pengendali Penyekatan di Jembatan Cibeet Karawang, Ipda Andi Sabri.

Ia mengatakan, kendaraan yang diputarbalikan itu hendak menuju sejumlah daerah daerah, diantaranya Yogyakarta dan Brebes.

"Mobil pribadi. Pelat yang dipakai itu plat luar, plat W sama H," ucap dia.

Hingga pukul 17.30 WIB, aparat terus melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang lewat. Pemeriksaan itu memicu kemacetan hingga ratusan meter.

Menurut Andi, kemacetan juga lantaran jalur itu dilewati para pekerja yang hendak pulang.

"(Kemacetan) paling tadi siang maksimal 2 KM. Terus saat ini agak padat karena sebagian besar karyawan, jam 5 sore, jam pulang, jadi dipastikan jalur Cibeet ini akan padat. Sampai jam 7 malam biasanya," kata dia.

Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran selama 12 hari terhitung sejak 6-17 Mei 2021. Hal itu dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan virus Covid-19.

Polisi pun melakukan Operasi Ketupat 2021 yang ditujukan untuk menyekat pemudik selama masa larangan berlangsung.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan ada 381 posko penyekatan yang dibuat oleh polisi. Titik penyekatan itu tersebar dari wilayah Sumatera Selatan hingga Bali.

 src
Load comments