Jaminan Kredit Modal Kerja UMKM Capai Rp15,14 T Per April

Jaminan Kredit Modal Kerja UMKM Capai Rp15,14 T Per April

 

Jakarta, khabarberita.com -- 

Perum Jaminan Kredit Indonesia

(Jamkrindo) mengungkapkan realisasi penjaminan kredit modal kerja UMKM sebesar Rp15,14 tril

iun sampai April 2021. Penjaminan itu diberikan kepada 978.487 debitur UMKM.

"Sampai dengan April, hampir 1 juta UMKM atau 978 ribu UMKM yang dijamin dan plafon penjaminan Rp15,14 triliun," ungkapnya dalam acara UMKM Milenial Summit 2021, Kamis (6/5).

Menurut sebarannya, penjaminan tersebut masih terpusat di Pulau Jawa, yakni 58 persen dari total penjaminan atau sekitar Rp8,85 triliun.

Selanjutnya, penjaminan bagi debitur UMKM di Pulau Sumatera senilai Rp3,02 triliun, Pulau Sulawesi Rp1,17 triliun, Pulau Kalimantan Rp1,07 triliun, Bali dan Nusa Tenggara Rp629 miliar, serta Maluku dan Papua Rp386 miliar.

Ia menuturkan penjaminan tersebut diberikan kepada UMKM yang feasible (layak) dari sisi bisnis, namun belum bankable atau memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman dari bank dalam hal penyediaan agunan kredit. Penjaminan kredit modal kerja ini merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Seperti diketahui, program Jamkrindo menjamin 80 persen kredit modal kerja UMKM. Sedangkan, sisanya sebesar 20 persen ditanggung oleh perbankan.

"Pemerintah menggunakan instrumen penjaminan Jamkrindo sebagai perusahaan penjaminan dalam rangka membantu UMKM yang feasible tapi unbankable untuk mengakses kepada sumber pembiayaan," terang dia.

Atas penjaminan itu, pemerintah menanggung Imbal Jasa Penjaminan kepada Jamkrindo. Per April lalu, total IJP atas penjaminan tersebut mencapai Rp1,99 triliun.

Selain menjamin kredit modal kerja UMKM di bank konvensional, Jamkrindo juga menjamin kredit di perbankan syariah melalui anak usahanya, PT Penjaminan Jamkrindo Syariah.

src

Load comments