DomaiNesia

Program Keringanan Utang 2022 Diikuti 2.109 Debitur Kecil, Terbanyak Pasien Rumah Sakit

Program Keringanan Utang 2022 Diikuti 2.109 Debitur Kecil, Terbanyak Pasien Rumah Sakit


Khabarberita.comPemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah meluncurkan program keringangan utang untuk debitur kecil pada tahun 2022. Adapun Program Keringanan Utang 2022 diikuti 2.109 debitur kecil. 

Hal itu ditetapkan dalam peraturan menteri keuangan (PMK) Nomor 11 tahun 2022 tentang Penyelesaian Piutang Instansi Pemerintah yang Diurus/Dikelola oleh Panitia Urusan Piutang Negara/DJKN dengan Mekanisme Crash Program. 

"Sepanjang 2022, Program Keringanan Utang telah diikuti lebih dari 2.109 debitur kecil," kata Direktur Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara (PKKN) DJKN Kemenkeu, Encep Sudarwan, dalam Media Gathering DJKN di Jakarta, Selasa (6/12/2022). 


Dia menjelaskan, dari 2.109 debitur kecil itu, paling banyak berasal dari pasien rumah sakit, diikuti mahasiswa dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Berikut rincian 2.109 debitur kecil yang mengikuti Program Keringanan Utang 2022: 

- 1.049 debitur pasien rumah sakit
- 461 debitur dengan nilai piutang sampai dengan Rp8juta
- 237 debitur mahasiswa
- 92 debitur usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)
- 270 debitur lainnya

Menurut dia, jumlah debitur kecil peserta Program keringanan Utang 2022 meningkat dari tahun 2021 yang diikuti 1.491 debitur, terdiri dari 471 debitur pasien rumah sakit, 178 debitur dengan nilai piutang sampai dengan Rp8 juta, 254 debitur mahasiswa, 232 debitur UMKM, dan 356 debitur lainnya. 

"Program keringanan utang ditujukan untuk mempercepat penurunan outstanding piutang negara dan jumlah berkas kasus piutang negara (BKPN) yang ada di panitia urusan piutang negara (PUPN) sekaligus mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional," ujar Encep.

Dia menjelaskan, total outstanding piutang negara 
yang telah lunas melalui program keringanan utang di tahun 2022 sebesar Rp77,14 miliar, dimana di tahun 2021, total outstanding yang telah dilakukan pelunasan sebesar Rp101,2 miliar. 

Adapun 10 rumah sakit dengan debitur terbanyak yang mengikuti program keringanan utang di tahun 2022, yakni:

1. RSUP Fatmawati Jakarta sebanyak 190 BKPN
2. RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta sebanyak 180 BKPN
3. RSUP I G.N.G. Ngoerah Denpasar sebanyak 151 BKPN
4. RSUP Persahabatan Jakarta sebanyak 78 BKPN
5. RSPI Prof. DR. Sulianti Saroso Jakarta sebanyak 78 BKPN
6. RSUP DR. Sardjito Yogyakarta sebanyak 69 BKPN
7. RS Marzoeki Mahdi Bogor sebanyak 57 BKPN
8. RSUP DR. M. Hoesin Palembang sebanyak 46 BKPN
9. RSUP DR. Hasan Sadikin Bandung sebanyak 44 BKPN
10. RSUP DR. Soeradji Tirtonegoro Klaten Jawa Tengah sebanyak 26 BKPN. 

"Sedangkan tiga universitas dengan debitur mahasiswa terbanyak adalah Universitas Negeri Malang sebanyak 171 BKPN, Universitas Tanjungpura sebanyak 37 BKPN, dan Universitas Sembilanbelas November Kolaka sebanyak 23 BKPN," tutur Encep.

Src


Load comments